Lima Owa Jawa (hylobates moloch) yang sebelumnya direhabilitasi hingga tujuh tahun di Javan Gibbon Center, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dilepasliarkan ke kawasan hutan lindung Gunung Malabar tepatnya Gunung Puntang, Cimaung, Kabupaten Bandung.
Direktur Jenderal Konservasi SDA dan Ekosistem, Wiratno menjelaskan saat ini populasi owa jawa beserta habitatnya di Jawa Barat perlu mendapatkan perhatian lebih, tak hanya Jawa Barat, populasi kecil di Jawa Tengah seperti Pegunungan Dieng dan Gunung Slamet.

Oleh karenya, selain dilakukan pelepasliaran terhadap owa Jawa. Upaya lain seperti pembentukan habitat baru harus dilakukan guna menjamin keberlangsungan hidup satwa endemik jenis primata khas pula Jawa.
“Sangat diharapkan kegiatan pelepasliaran ini dapat meningkakan populasi owa Jawa,” ujar Wiratno saat melakukan prosesi pelepasan liar owa Jawa di Gunung Puntang, Cimaung, Kabupaten Bandung, Selasa (24/10).
Tanpa adanya kolaborasi dari berbagai pihak terhadap kelestarian satwa endemik pulau Jawa. Bagi Wiratno selain pusat rehabilitasi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Ini diharapkan pula dapat meningkatkan kesadaran masyarakat atas ancaman yang dihadapi owa Jawa saat ini. “Sangat apresiasi terhadap semua mitra dalam melestarikan owa Jawa,” kata Wiratno.
Sumber: https://jabar.pojoksatu.id/bandung/2017/10/25/owa-jawa-dilepaskan-di-hutan/2/



